Thursday, May 30, 2013

Hunting Venue: Graha Nandhika Sucofindo

Sampai dengan H minus 7 bulan, gedung resepsi belum dapat juga yang cocok. Akhirnya saya dan cami memutuskan untuk survey ke satu gedung lagi yang masih dikelola oleh BRP, yakni Gedung Sucofindo, tepatnya di aula Graha Nandhika Sucofindo. Inilah hasil survey kami

Graha Nandhika Sucofindo
Alamat: Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34, Jakarta 12780
Telepon: (021) 791 88 274

Kelebihan: Saya pernah beberapa kali melewati Jalan Raya Pasar Minggu, tapi baru kali ini menyadari keberadaan Sucofindo. Kelebihan pertama yang saya lihat dari gedung ini adalah halaman parkirnya yang luas, pastinya cukup untuk menampung kendaraan para tamu. Walaupun dari luar terlihat kecil, namun ternyata Graha Nandhika yang terletak di lantai 2 Gedung Sucofindo ukurannya cukup besar. Pelaminannya luas dan kokoh, lalu ada satu lampu kristal besar yang mentereng di dekat pelaminan. Ceiling dekat pelaminan sangat tinggi. Salah satu bagian unik dari Graha Nandika Sucofindo adalah keberadaan kursi-kursi di bagian atas dekat pelaminan seperti layaknya kursi auditorium atau teater. Walaupun mungkin tidak terlalu berguna pada saat acara, tapi lucu saja melihatnya. Ruang VIP juga terpisahkan sendiri dan terkesan eksklusif, jadi buat para orang tua dan sanak saudara bisa makan dengan tenang. Ada satu bagian lagi di sayap sebelah kanan yang sepertinya cocok untuk dijadikan tempat gubukan. Bisa dibilang Graha Nandhika ini cocok untuk acara pernikahan dengan tamu lebih dari 1000 orang. Masih dikelola oleh BRP, harga per paket lebih murah dibanding 2 gedung BRP yang lain, yakni mulai dari Rp. 90.900.000 untuk pernikahan tradisional paket lengkap untuk 500 orang.

Kekurangan: Bagi saya dan cami, kekurangan utama dari Graha Nandhika adalah lokasinya. Walaupun tidak begitu jauh dari Gedung SMESCO yang sempat menjadi incaran kami sebelumnya, tapi karena sudah masuk ke Jalan Raya Pasar Minggu maka jalanan di depan Gedung Sucofindo ini terbilang macet. Kekurangan lainnya, walaupun mungkin bisa jadi kelebihan juga bagi orang yang suka, adalah ruangan di aula Graha Nandhika terkesan "terpisah-pisah", yakni mereka yang berada di ruang VIP dan ruang sayap kanan totally tidak bisa melihat pelaminan pada saat acara berlangsung. Selain itu, meskipun bersih tapi Graha Nandhika ini terlihat agak tua dan kurang kinclong, terutama karpet merahnya yang sudah agak kusam. Entah kenapa, setelah berkeliling, saya merasa kurang sreg dengan venue ini.

Kesimpulan: Tidak mengambil tempat ini karena kurang sreg dan didukung pula dengan keluarga cami yang tidak suka dengan lokasinya. Tapi tempat ini dijadikan cadangan kalau sampai batas waktu yang ditentukan tidak mendapatkan venue resepsi yang lebih oke.

Bagian depan Gedung Sucofindo

Parkiran luas

Bagian depan aula Graha Nandhika Sucofindo

Menuju aula resepsi

View ke arah pelaminan, tempatnya luas

View ke arah pelaminan

Ruang VIP

Bagian dalam ruang VIP

Lampu kristal dan ceiling tinggi, dekat pelaminan 

View dari pelaminan, lihat bagian atasnya yang seperti bangku teater

Sayap kanan yang cocok untuk tempat gubukan

Sayap kanan, pintu itu menuju aula utama tempat resepsi

Tuesday, May 21, 2013

Gedung ooh Gedung

Saat pertama kali merencanakan acara resepsi pernikahan, seperti yang pernah saya tuliskan di sini, resepsi kecil dan intim adalah apa yang ada di bayangan saya dan cami (calon suami). Namun rupanya tidak semudah itu, setelah berkeliling ke beberapa gedung, mulai dari yang berkapasitas kecil dan murah hingga yang berkapasitas luar biasa dan megah, kami menyadari satu hal: resepsi kecil sepertinya sulit diwujudkan.

Hal ini ditambah lagi setelah keluarga ikut terlibat dalam penentuan tempat acara. Jadi rencananya, untuk lamaran dan akad adalah tanggung jawab keluarga saya, sementara untuk resepsi pernikahan adalah kontribusi cami dan keluarganya. Setelah berkonsultasi dengan calon mertua, rupanya beliau ingin mengundang tamu dalam jumlah cukup banyak terutama dari kalangan kolega dan keluarga.

Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan sebelumnya, saya dan cami berusaha mengerucutkan pilihan gedung menjadi tinggal 2 kandidat saja: SMESCO dan Sovereign Plaza. Kami lalu mengajak ibu saya dan ibu sang cami berkunjung ke kedua tempat tersebut.

Pertama, kami mengajak mereka ke Sovereign Plaza, sekaligus untuk Test Food salah satu catering di sana. Setelah mencicip makanan, ngobrol dengan marketing-nya yang ramah, dan berkeliling ruangan, sepertinya calon mertua merasa kurang sreg di sana karena (menurutnya) aula resepsi terlalu kecil untuk jumlah undangan yang direncanakan. Padahal sedang ada tawaran menarik, tapi dengan terpaksa kami tidak bisa mengiyakan pada hari itu.

Selanjutnya, kami mengunjungi SMESCO yang kebetulan sedang ada persiapan pernikahan untuk acara malam sehingga saat kami datang ruangan tengah dalam proses dekorasi. Baru keluar lift di Lantai 4 gedung tersebut menuju aula resepsi, sang calon mertua langsung jatuh cinta dengan luas tempatnya (dan mungkin dengan dekorasinya yang memang bagus saat itu). Kami pun bertemu dengan bagian marketing yang dengan lugas menjelaskan ini itu. Sang calon mertua makin tertarik dan berkali-kali menyebutkan niatnya untuk memilih gedung tersebut. Tapi ternyataaa, tanggal yang kami inginkan sudah di-DP oleh orang lain, begitu pula beberapa tanggal dan jam alternatif di seputarannya. Jedaarr, sang calon mertua langsung cemberut. Saya sudah menitip pesan siapa tahu ada yang men-cancel untuk tanggal yang kami inginkan, tapi sampai sekarang belum ada kabar dan saya makin pesimis kami bisa mendapatkan gedung itu.

Setelah itu saya dan cami hanya bisa gigit jari, masalahnya calon mertua keukeuh tetap ingin resepsi di SMESCO dan menolak diajak untuk melihat gedung lain. Padahal tanggalnya memang sudah tidak ada, hiks hiks..

Saya hanya bisa berdoa mudah-mudahan kalau memang rezeki dan jodoh, tanggal yang kami inginkan di SMESCO secara ajaib bisa tersedia. Amiiinnn.

Tapi untuk sementara ini, sepertinya kami masih harus berpusing ria mencari alternatif gedung untuk tempat resepsi. Gedung ooh gedung, kenapa susah sekali ya menemukan yang tepat?!

Ohya, di bawah ini ada beberapa foto aula resepsi di SMESCO yang akhirnya bisa saya dapatkan setelah survey untuk kedua kalinya. Cantik dan luas bukan?







Saturday, May 18, 2013

Hunting Venue - Part 3

Aaaakhh, sudah berapa lama saya tidak menulis update di blog ini? Sebenarnya sudah ada beberapa tempat lagi yang kami datangi semenjak Hunting Venue - Part 2 terakhir kali itu. Namun baru sempat di-update sekarang.

Baiklah, langsung kita mulai saja.

Alamat: Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Cilandak - Jakarta Selatan
Telepon: (021) 78830850 Ext. 7203

Duluuu sekali, saya pernah jadi penerima tamu acara pernikahan saudara di gedung ini. Tapi karena sudah lupa bagaimana bentuknya, jadilah saya dan si cami mencoba survey tempat ini. Kami datang di hari Sabtu siang, saat itu auditorium tempat acara sedang dirapikan selesai acara siang dan sedang dipersiapkan untuk acara malamnya.

KELEBIHAN: Lokasi terbilang strategis dijangkau dari Jakarta, Tangerang, maupun Bogor karena terletak di pinggir jalan tol TB Simatupang. Harga pun cukup terjangkau mulai dari Rp 4.950.000 untuk acara siang hari sudah mendapatkan Ruang Udaya dan Lobby (biaya untuk sewa gedung dan beberapa fasilitas utama). Ketika datang kami masuk dari pintu belakang dan tersambung ke lobby. Sebenarnya kalau dilihat dari lobby, Graha Elnusa ini cukup luas. Tapi ketika sudah masuk ke Ruang Udaya, sepertinya tidak memenuhi ekspektasi kami. Kelebihan lainnya adalah toilet untuk tamu yang bersih dan cukup luas.

KEKURANGAN: Pertama masuk ke parkiran, kami sudah disambut dengan kemacetan antrean kendaraan yang akan keluar parkiran. Langsung minus 1. Ketika masuk ke Ruang Udaya, saya cukup kaget karena ternyata ruangannya kecil sekali. Walau kata penjaganya cukup untuk menampung 800 orang, saya agak ragu. Bisa sih karena lobby juga digunakan, masalahnya lobby terpisah dari pelaminan dan tidak bisa melihat jalannya acara. Di lobby juga terdapat beberapa atm dan meja resepsionis, agak kurang sreg saja kalau dijadikan tempat acara. Ruangan juga tidak full carpet, berbentuk L, ceiling rendah, dan agak panas.

KESIMPULAN: Saya dan cami kurang sreg dengan Graha Elnusa, sehingga gedung ini segera kami coret dari daftar kandidat.




2. Sovereign Plaza
Alamat: Jl. TB Simatupang Kav. 36, Jakarta Selatan
Telepon: (021) 29400096

Survey ke Sovereign Plaza sebenarnya tidak direncanakan sebelumnya, tapi berhubung kecewa dengan Elnusa dan sedang berada di sekitar TB Simatupang akhirnya kami memutuskan untuk mampir ke gedung yang terletak di samping High Scope dan terbilang baru ini. Tak disangka, ternyata tempatnya cantik.

KELEBIHAN: Aula resepsi di Sovereign Plaza terletak di lantai 23, yang tidak lain tidak bukan adalah lantai tertinggi. Pertama melihat kami langsung terpesona, pasalnya ruangannya masih baru, sangat bersih, full-carpet, full AC, ceiling tinggi, dipenuhi lampu-lampu kristal yang cantik, dan dikelilingi kaca-kaca dengan pemandangan gedung-gedung sekitarnya. Sudah terbayang akan cantik sekali jika acara diadakan pada malam hari, dengan lampu kota sebagai pemanis pemandangan dan lampu kristal yang dinyalakan. Saat datang kebetulan sedang ada persiapan akad nikah di tempat itu, dan dekorasinya cantik sekali, suka! Sovereign Plaza ternyata juga masih satu manajemen dengan SMESCO dalam hal Wedding Organizer-nya, yakni BRP. Artinya harga yang ditawarkan sudah merupakan paket lengkap dengan WO-nya. Banyak yang tidak suka dengan sistem ini, tapi saya dan cami sebenarnya justru suka karena sudah tidak perlu repot lagi nambah charge ini itu untuk vendor dan perlengkapan segala macamnya. Karena masih baru, toilet juga bersih, kinclong seperti hotel. Pokoknya, saya dan cami langsung jatuh cinta begitu melihat tempatnya. 

KEKURANGAN: Kami datang sekali lagi ke tempat ini untuk memastikan, baru terlihat kekurangannya. Bukan kekurangan sebenarnya, tapi lebih ke arah cocok atau tidaknya dengan konsep acara. Aula resepsi berbentuk memanjang dan tidak terlalu besar, maksimal 800 tamu sudah penuh. Tidak masalah buat saya dan cami, tapi keluarga ternyata (agak) keberatan dan merasa tidak cukup. Ruang rias pengantin ada di lantai 15 dan hanya ada dua ruangan (untuk pengantin satu dan untuk yang lain-lain satu). Parkiran berbentuk basement, menampung cukup banyak sebenarnya tapi agak merepotkan untuk naik dari basement ke lantai 23. Penerima tamu diletakkan di lobby sebelum lift, kasihan juga mereka sama sekali tidak bisa merasakan acara yang diadakan nun jauh di atas. Harga terbilang mahal, mulai dari Rp. 108.900.000, walaupun seperti yang saya bilang sudah lengkap semuanya.

KESIMPULAN: Saya masih terbayang-bayang dengan cantiknya aula resepsi di Sovereign Plaza, andaikan boleh hanya mengundang 300 orang (alias 600 tamu) ingin sekali mengadakan acara di sini. Belum bisa mengambil keputusan, masih harus didiskusikan dengan keluarga.


 Aula Sovereign Plaza yang akan digunakan untuk akad nikah, cantik sekali bukan?

 Pemandangan siang hari saja sudah cantik, apalagi malam


 Pelaminannya tidak terlalu besar, tapi lumayanlah

 Lampu-lampu kristalnya bikin jatuh cinta

Makin pusing tujuh keliling memikirkan gedung acara resepsi :|