Friday, June 14, 2013

Test Food: Alfabet Catering

Alkisah, setelah menentukan bahwa gedung untuk acara resepsi adalah di Patra Jasa saya mendapatkan kabar dari Camer untuk melakukan Test Food (TF) catering. Catering tentu adalah salah satu hal paling penting dalam resepsi pernikahan, memakan budget paling besar dan tentunya paling diperhatikan oleh para tamu.

Sebelum tahu akan TF catering yang mana, sebenarnya dulu saya punya bayangan di kepala bahwa akan menggunakan Puspita Sawargi untuk acara resepsi. Hal ini karena saya pernah datang di acara resepsi pernikahan sahabat saya yang menggunakan Puspita Sawargi dan rasa makanannya terbilang enak dibandingkan acara resepsi lain yang pernah saya hadiri, sehingga kesan baik itu terus tertanam di kepala.

Nama-nama catering lain yang sering saya dengar memiliki reputasi bagus di antaranya adalah Puspa, Dwi Tunggal Citra, Caterindo, Akasya (yang satu ini levelnya agak beda sih).

Sehari sebelum TF saya baru tahu bahwa catering yang akan digunakan pada saat resepsi adalah Alfabet Catering, TF ini hanya untuk memantapkan menu apa yang kira-kira akan dipilih. Bahkan DP untuk Alfabet sudah dibayar.

Terus terang saya belum pernah merasakan atau survey mengenai Alfabet sebelumnya, tapi hasil googling sekilas menyebutkan bahwa reputasi Alfabet sangat baik dan memiliki banyak review positif. Jadi ya sudah, saya ikut saja keinginan sang Camer.

TF dilakukan bersamaan dengan adanya event pernikahan di Patra Jasa pada hari Sabtu siang (jadi ceritanya bisa sekaligus survey gedung). Saat saya datang, acara sudah dimulai, jadi agak tidak enak untuk masuk. Untungnya kami sudah janjian dengan bagian marketing Alfabet yang bertugas pada hari itu, jadilah kami diajak berkeliling sekaligus melihat peletakan gubukan dan pengaturan makanan di gedung. Agak tidak enak sebenarnya, karena saya dan Camer hanya menggunakan jeans dan baju biasa, sehingga agak menarik perhatian tetamu yang datang. Tidak mau mengganggu, kami pun melipir ke dekat dapur dan ngobrol-ngobrol dengan pihak Alfabet di sana (maaf banget saya lupa siapa nama mbak-mbak baik hati yang menemani kami saat itu).

Karena tidak enak hati untuk berkeliling, kami hanya mencoba Mie Jawa dan Jus Jambu yang sengaja dibawakan salah seorang pelayan. Rasanya cukup enak, tapi saya tidak bisa berkomentar banyak karena terus terang agak tidak konsen. Dari hasil obrolan kami dengan pihak Alfabet, saya baru tahu bahwa Alfabet memang hanya fokus untuk menangani catering alias tidak bersistem paketan dengan dekorasi dan sebagainya, mungkin untuk menjamin kualitas makanan.

Sesaat sebelum pulang, saya dan camer masing-masing dibawakan satu tas besar berisikan makanan dari Alfabet. Tadinya saya pikir yang dibawakan hanya menu makanan yang disajikan bertepatan dengan pesta siang itu, tapi setelah tiba di rumah ternyata di dalam tas besar tersebut ada 4 box besar makanan dengan beragam menu di dalamnya. Wow, Alfabet mungkin satu-satunya (setahu saya) catering yang membawakan client-nya makanan untuk dibawa pulang sebagai salah satu bentuk TF. Ada baiknya juga supaya client tidak makan di tempat acara dengan kondisi terburu-buru dan mungkin tidak bisa menampung rasa semua menu.

Dari 4 box makanan yang dibawa pulang, ini review beberapa menu di antaranya (PS: makanan tersebut baru sanggup dihabiskan oleh saya dan keluarga dalam waktu 4 hari):
  1. Rib Steak --- enak banget, top markotop, maknyus, pokoknya dari semua makanan di dalam box Alfabet ini adalah favorit nomor satu saya. Dagingnya empuk, bumbunya meresap, nikmat!
  2. Udang BBQ --- enak, bumbunya meresap, udangnya besar-besar
  3. Pempek --- sebagai seorang berdarah setengah Palembang, saya tidak bisa bilang ini pempek terenak yang pernah saya makan. Tapi lumayanlah, tidak mengecewakan
  4. Lasagna --- ini favorit Mama saya, rasanya enak, dagingnya banyak. Biasanya saya selalu eneg tiap makan lasagna, tapi tidak dengan lasagna Alfabet ini
  5. Kare Sapi --- enakkk, daging sapinya empuk dan bumbunya pas
  6. Korean BBQ --- ini juga enak, sepertinya semua menu daging yang disajikan Alfabet enakkk
  7. Spaghetti Tuna -- tidak seenak Lasagna, tapi lumayan juga. Tunanya sepertinya kurang banyak
  8. Ayam Cabe Rawit --- saya tidak sempat coba, tapi menurut laporan Mama lagi-lagi ini juga enak dan pedasnya pas
  9. Sate Manten --- baru dengar varian sate ini. Unik karena tidak seperti sate lainnya, tusukan satenya ada dua. Rasanya enak, bahkan sebelum diberi bumbu kecapnya saja sudah enak
  10. Bebek Hainan --- sukaaa, enak dan bumbunya pas banget
  11. Lumpia Udang --- lumpianya sebenarnya biasa, tapi saos mayonesnya luarrrr biasaaa. Top!
  12. Dimsum --- ini juga salah satu favorit saya, sebagai pecinta dimsum bisa saya bilang dimsum Alfabet ini enak sekali
  13. Aneka Gorengan --- hmmm, tidak perlu dikomentari sepertinya, enak kok
  14. Siomay --- tidak terlalu istimewa, tapi juga tidak mengecewakan
  15. Mie Hainan ---- tidak sempat coba, tapi dari penampakannya cukup menggoda
  16. Serta beberapa menu lain yang tidak diberi label dan/atau tidak sempat saya cicipi.






Kesimpulan dari TF Alfabet Catering adalah saya dan keluarga puas dengan semua menunya. Selain itu pendekatan Alfabet Catering dengan memberikan box makanan untuk dibawa pulang dan dicoba di rumah ini sangat luar biasa menurut saya. Belum apa-apa saya sudah jatuh cinta dan tidak sabar melihat performa mereka di acara nanti. Katanya sih Alfabet Catering ini a little bit pricey, tapi sepertinya sebanding dengan rasa dan service-nya.

Kalau boleh memilih, saya akan memasukkan Rib Steak, Lasagna, Udang BBQ, Dimsum, Sate Manten, Kare Sapi, dan Bebek Hainan ke dalam menu. Tapi sepertinya terlalu banyak daging-dagingan, lagipula menu akan ditentukan oleh Camer. Apapun menunya nanti, semoga semua berjalan dengan lancar dan penampilan Alfabet catering tidak mengecewakan ya. Amin!

Alamat Alfabet Catering
PT. Alfabet Cahaya Dunia
Jl. Minangkabau No. 24, Jakarta 12970
Telp: (021) 829 4465, 831 3634
Hp: 0812 100 5086, 0812 1061 728
Email: alfabetcahayadunia@gmail.com

Saturday, June 1, 2013

Fast Forward

Setelah kurang lebih 3 bulan mencari gedung tempat resepsi, penuh peluh dan lelah, memakan banyak waktu dan tenaga, serta tentunya biaya, akhirnya kami mendapatkan juga tempat yang dinanti-nanti.

Lalu apakah tempat resepsi kami berasal dari salah satu tempat yang pernah kami survey sebelumnya? Jawabannya: TIDAK.

Jadi asal muasal penemuan tempat ini adalah berita baik bahwa cami diterima di tempat kerja yang baru dan lebih baik dari sebelumnya, namun pekerjaan barunya ini mengharuskan cami untuk menetap di Kalimantan selama 3 bulan ke depan. Whaatt??? Bagaimana dengan persiapan pernikahan dan sebagainya. Sempat panik, kami sempat survey ke gedung lain sebelum cami berangkat, namun tidak membuahkan hasil.

Setelah sempat meratapi nasib ditinggal cami yang akhirnya berangkat juga ke Kalimantan, akhirnya calon mertua (camer) mencoba mengambil alih urusan gedung. Dan.... eng ing eng.... tidak ada seminggu saja setelah urusan gedung diambil alih, mereka bisa menemukan gedung di daerah Gatot Soebroto, plus catering, plus dekorasi, plus rias pengantin, plus fotografi, plus entertainment, plus undangan pula.

Saya sebagai calon pengantin merasa gagal, karena ternyata camer lebih handal dalam mengurus pernikahan ketimbang yang mau menikah. Tapi sebenarnya merasa terbantu juga, walaupun tentu harus merelakan rencana dan bayangan di dalam kepala mengenai konsep pernikahan buyar di tengah jalan.

Lalu dimana dan siapa para vendor terpilih tersebut? Ini dia jawabannya...

Gedung: Gedung Patra Jasa, Gatot Soebroto
Rias Pengantin: Miarosa
Catering: Alfabet
Fotografi: Lightbrush (belum fixed)
Dekorasi: Aura Decoration (belum fixed)
Entertainment: Revi's Entertainment
Kartu Undangan: Abadi Card, Pasar Tebet

Rencana selanjutnya adalah melakukan survey dan review awal terhadap para vendor tersebut (karena vendor tersebut dipilih sebagian besar tanpa sepengetahuan saya), sekaligus menyelesaikan urusan seserahan, lamaran, dan akad nikah yang akan dilakukan secara terpisah.

Sudah 6 bulan lagi menuju hari H. Semangat!!!!